
Makassar — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika Universitas Hasanuddin. dr. Andriany Qanitha, MD, PhD, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas), resmi terpilih sebagai Fellow of the European Society of Cardiology (FESC) untuk periode tahun 2026.
Penetapan tersebut disampaikan secara resmi oleh European Society of Cardiology (ESC) melalui surat keputusan yang menyatakan bahwa dr. Andriany Qanitha telah memenuhi standar profesional tertinggi serta dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu kardiologi. Kontribusi tersebut meliputi bidang klinik, penelitian, dan pendidikan, khususnya dalam upaya global menurunkan beban penyakit kardiovaskular.
Gelar Fellow ESC (FESC) merupakan pengakuan prestisius di tingkat internasional yang diberikan kepada kardiolog dengan rekam jejak unggul dan konsisten dalam praktik klinis, riset ilmiah, pendidikan kedokteran, serta keterlibatan aktif dalam komunitas kardiologi internasional. Sebagai Fellow ESC, dr. Andriany Qanitha memperoleh berbagai hak akademik, antara lain akses penuh terhadap jurnal ilmiah ESC, kesempatan berpartisipasi dalam kongres dan forum ilmiah internasional, serta perluasan jejaring profesional global di bidang kardiovaskular.
Pencapaian ini turut diperkuat oleh dukungan akademik dari komunitas ilmiah internasional, salah satunya melalui surat rekomendasi dari Biomedical Research Foundation, Academy of Athens, yang menegaskan kontribusi dr. Andriany Qanitha dalam riset kardiovaskular, publikasi ilmiah bereputasi internasional, serta perannya dalam kolaborasi ilmiah lintas negara.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas, integritas, dan daya saing akademisi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin di tingkat global. Capaian tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan kedokteran, penelitian kardiovaskular, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan jantung di Indonesia.


